Articles

Fungsi Kemasan Aluminium Foil Pada Produk Bubuk

by Subastian wibowo Flexypack

Produk terdiri dari berbagai macam bentuk, ukuran, warna dan hal lain yang menjadi keunikan dan karakteristik tersendiri. Hal ini menyebabkan produk tidak bisa diberlakukan sama rata karena setiap produk pasti memiliki penanganan yang berbeda, termasuk untuk produk bubuk.

Saat ini hampir semua produk pangan seperti bumbu halus bisa disulap menjadi bumbu bubuk. Sebut saja seperti bumbu nasi goreng yang biasanya terdiri dari rempah-rempah yang dihaluskan, namun kini Anda sudah bisa mendapati bumbu bubuk khusus untuk nasi goreng. Begitu pula dengan bumbu lauk lainnya seperti sayur sop, sayur asem, ikan goreng, ayam goreng, dan sebagainya.

Inovasi perubahan bumbu-bumbu yang tadinya berbentuk cair menjadi bubuk hanya contoh sederhana dari produk bubuk yang banyak beredar di pasaran. Produk bubuk juga kerap ditemui sebagai serbuk minuman seperti sari buah, minuman perasa, hingga kopi dan membutuhkkan produsen yang jual plastik kemasan khusus bumbu . Tidak hanya itu, masker untuk merawat kulit juga bisa didapat dalam bentuk bubuk saat ini.

Sama-sama berbentuk bubuk, cara pengemasan untuk setiap produk bubuk mulai dari bumbu, bubuk minuman, hingga masker ternyata memiliki kesamaan. Semua produk tersebut akan sangat baik dan terjaga kualitasnya jika dikemas dengan kemasan dengan cetak plastik kemasan aluminium foil.

Kemasan aluminium foil dalam berbagai bentuk

Aluminium foil sebagai bahan film kemasan fleksibel bisa dibentuk menjadi berbagai ukuran dan jenis kemasan fleksibel. Bentuk yang paling umum digunakan adalah standing pouch dan sachet. Kedua bentuk tersebut memang sangat umum dan memudahkan produsen maupun konsumen untuk mengonsumsi produk.

Kemasan standing pouch aluminium foil biasanya berukuran jauh lebih besar daripada sachet dan digunakan untuk mengemas produk-produk yang takarannya lebih banyak. Adapun ukuran yang ada pada kemasan standing pouch terdiri dari 13×20 cm, 14×23 cm, dan 16×25 cm.

Konsumen sangat mudah menggunakan kemasan standing pouch karena memiliki zipper yang sangat memudahkan konsumen untuk membuka atau menutup kembali produk sesuai keinginan. Ketika produk belum habis, konsumen bahkan tidak perlu meletakkannya ke dalam wadah toples karena standing pouch menjadi kemasan yang bisa berdiri sendiri dan memiliki pelindung yang cukup untuk menghalau produk dari oksigen.

Karena sangat mudah ditemukan dalam berbagai bentuk, sebagian dari kita mungkin juga cukup sulit membedakan produk yang dikemas dengan aluminium foil dan kemasan metalized. Di pasaran, kedua produk yang dikemas dengan bahan tersebut sangat mudah ditemukan. Bahkan warna kemasan tersebut cukup sama karena memiliki warna perak yang mudah dikenali.

Tidak jarang jika kita melihat kemasan berwarna perak, asumsi kita langsung tertuju pada bahan aluminium foil. Padahal bisa jadi jika kemasan tersebut sebenarnya terbuat dari metalized. Bahan metalized biasanya digunakan pada produk keripik yang banyak tersebar. Warna perak dari bahan metalized jauh lebih terang, berbeda dengan kemasan alu foil yang punya warna perak sedikit lebih gelap.

Fungsi kemasan alu foil untuk produk bubuk

Aluminium foil yang digunakan pada kemasan produk tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, lebih daripada itu kemasan alufoil memberikan proteksi ganda yang memang diperuntukkan produk bubuk. Berikut beberapa fungsi penting dari alu foil bagi produk bubuk.

1. Mengindari produk menggumpal

Produk yang menggumpal bisa saja dan sangat mungkin untuk ada di produk bubuk. Hal ini yang menjadikan produk bisa sangat rentan karena jika tidak dikemas dengan baik maka produk bisa menggumpal dengan mudah.

Ada banyak faktor mengapa produk bisa menggumpal, misalnya karena terkena air atau paparan udara yang masuk melalui kebocoran kemasan. Untuk itu penggunaan bahan alu foil menjadi sangat penting karena mampu menghindari hal tersebut.

2. Menghalau sinar matahari yang masuk

Selain rentan terhadap air dan udara yang bisa merusak produk, sinar matahari yang masuk ke kemasan produk juga bisa merusak produk. Jika produk terkena sinar matahari dalam waktu yang lama, tentu saja akan berpengaruh terhadap kualitas yang menurun dari produk tersebut.

Aluminium foil adalah bahan yang hampir 100% bisa menghalau sinar matahari. Produk yang dikemas dengan bahan ini akan terjaga kelembabannya sehingga bisa dikonsumsi dengan aman.

3. Menjaga kualitas dan kesegaran produk

Produk seperti kopi, susu, dan bumbu masakan merupakan produk bubuk yang sangat memntingkan kualitas dan kesegaran produk. Jika kesegaran produk tidak lagi ada, maka Anda tidak bisa menjual produk dengan harga tinggi.

Konsumen pun enggan untuk membeli produk Anda atau bahkan melakukan repeat order karena pernah mendapati produk yang tidak segar. Hal ini bisa merusak nama produk Anda. Untuk itu menggunakan bahan kemasan yang tepat dan sesuai fungsi yang dibutuhkan adalah cara terbaik untuk terus menjaga kualitas produk yang sudah dibuat.



Sponsor Ads


About Subastian wibowo Junior   Flexypack

1 connections, 0 recommendations, 9 honor points.
Joined APSense since, May 11th, 2020, From Pematang Siantar, Indonesia.

Created on Jun 19th 2020 02:38. Viewed 149 times.

Comments

No comment, be the first to comment.
Please sign in before you comment.